Isu gempa tanggal 23/12/20076 membuat sebagian masyarakat panik. Tanggal
23 merupakan tanggal mistik yang diyakini sebagian besar orang sebagai
tanda buruk. Benarkah demikian?
Di hari yang sama saya juga
nonton film misteri serial killer menarik “Number 23”. Film itu
mengisahkan bagaimana bilangan 23 bisa sangat mempengaruhi seseorang
karena kalau di jumlah jambleh dengan cara tertentu bencana besar
semacam Tenggelamnya Titanic ataupun Letusan Bom Atom Hiroshima dan
Nagasaki jumlah bilangan tanggal kejadiannya 23. Itu baru 2 contoh saja,
banyak peristiwa lain juga selalu diakhiri menjadi bilangan 23.
Di Film tersebut si tokoh yang terobsesi dengan bilangan 23 tertarik
dengan sebuah novel serial killer yang judulnya “number 23”. Celakanya
orang tersebut nampaknya telah pernah mengalami kehilangan memori
sehingga ia justru tidak ingat kalau novel yang dibacanya itu adalah
tulisannya sendiri. Berhubung di novel tersebut namanya nama samaran,
iapun benar-benar tidak tahu siapa penulisnya dan mencoba
mengungkapkannya dengan serius sampai akhirnya rahasia penulis novel itu
diungkapkan oleh istrinya sendiri yang sadar kalau si penulis tidak
lain adalah suaminya yang masih terobsesi dengan bilangan 23.
Si suami memang mempunyai masa lalu yang kelam dan misterius sampai
akhirnya ia mengalami suatu peristiwa dan ia benar-benar lupa masa
lalunya. Unik dan menarik , hanya saja film Number 23 tidak menjelaskan
apa arti sesungguhnya bilangan 23 ini.
Seberapa ajaib bilangan
23 sebenarnya erat kaitannya dengan keajaiban diri kita sendiri yang
bisa berceloteh banyak hal dengan sistem desimal (0 sampai 9). Bilangan
23 yang banyak diobsesi oleh orang juga dengan jelas tersirat sebagai
bagian dari jumlah ayat al-Qur’an yaitu 6236 ayat. Jadi berbeda dengan
kebanyakan orang yang mengira jumlah ayat AQ 6666, ayat AQ mushaf
Uthmani jumlahnya memang 6236. Kalau dirumuskan, jumlah ayat al-Qur’an
ini memang mengandung suatu rumusan menarik :
1001x1x2x3+23x10=6236
Nah disisipkannya bilangan 23 diantara bilangan 66 sebenarnya
menjelaskan kaitan erat antara Allah (66) dengan manusia sebagai
al-Insan. Lantas apa artinya 23?
23 selain merupakan Identitas
Universal bagi manusia yang berilmu pengetahuan 0 sampai 9 juga
menunjukkan kaidah asal bagaimana pengetahuan kita muncul. Yaitu dari
ibu jari dan telunjuk kita sendiri yang jumlah ruas tulangnya adalah 2
dan 3.. Inilah arti bilangan 23 yang secara simbolik sebenarnya selalu
diacungkan oleh umat Islam setiap kali menyelesaikan 2 Rakaat sholatnya.
Karenanya, arti sesungguhnya bilangan 23 berhubungan erat dengan
berbagai hal yang berkaitan dengan bagaimana kita menggunakan ilmu
pengetahuan alam dengan basis desimal, abjad dan alfabet maupun sistem
huruf lainnya yang bisa diterjemahkan dalam semua bahasa berbasis
desimal, abjad dan alfabet. Artinya, bilangan 23 adalah bilangan check
digit yang berhubungan dengan akhlak dan perilaku kita sendiri seiring
dengan berjalannya waktu.
Makanya tidak mengherankan kalau
semua kejadian akan berakhir di bilangan 23 sebagai faktor kesalahan
manusia. Kitab-kitab agama sebenarnya secara tersirat sudah
mengungkapkan kalau setiap perbuatan kita akan kembali kepada kita
sendiri. Bagi umat beragama Islam, penangkal dari semua akibat buruk
perbuatan kita tentunya adalah istighfar yang diucapkan setelah shalat 5
waktu. Nabi Muhammad beristigfar sehari semalam sekurangnya 70 kali
dimaksudkan untuk menghindari kesalahan yang tak terduga dari
perbuatannya. Ayat al-Qur’an yang juga digunakan untuk mencegah hal ini
adalah ayat al-Kursy (QS 2:255) yang kodefikasi penomorannya menjelaskan
hubungan antara perbuatan kita dan kemungkinan dampak buruknya.
Jumlah 6236 ayat did alam al-Qur’an sebenarnya merupakan bukti
bagaimana penyusunan Al Qur’an dimaksudkan untuk menusia karena
menjelaskan bagaimana cara untuk mengolah perilaku manusia sehari-hari,
khususnya akibat ulah ibu jari dan telunjuknya yang suka menuding,
menunjuk, mengobok-obok, menggenggam dan melakukan perbuatan lainnya.
Dalam penerapan modern, konsep misteri 23 juga digunakan sebagai suatu
teknik untuk pengidentifikasina sidik jari. Bahkan yang lebih modern
lagi juga dengan menggunakan sidik DNA untuk 2x23=46 kromosom kita.
Bilangan 23 bukanlah suatu misteri kalau kita sadar bahwa ilmu
pengetahuan basis desimal , abjad dan alfabet, di desain secara harmonis
dengan memperhatikan perbuatan kita kepada makhluk lainnya, perilaku
kita dengan alam, dan hubungan kita dengan Allah sebagai Pencipta
Makhluk.
Dengan konsep desimal itulah berlaku suatu ketentuan
yang sahih bahwa segala perbuatan kita tercatat dan terekam dalam
pilinan pita DNA kita untuk menjadi saksi dan juga bukti bahwa mereka
akan kembali kepada kita sendiri, baik cepat maupun lambat, baik maupun
buruk. Maka Waspadalah dengan taksiran ibu jari dan telunjukmu ketika
melakukan suatu tindakan.
agak membingungkan,,,
BalasHapusSinggah juga di http://adf.ly/4NiyO
aneh tapi 23 itu nomor tercantik di dunia you know
BalasHapusaneh tapi 23 itu nomor tercantik di dunia you know
BalasHapus